
Lawan syukur ialah kufur. Seseorang yang menggunakan nikmat ini pada tempat bertentangan dengan tujuan penciptaannya, maka sebenarnya mengkufuri nikmat Allah yang menganugerahkan nikmat itu kepadanya.
Bersyukur dikurniakan ibu dan ayah;
Firman Allah di dalam Al-Quran, surah Luqman ayat ke 14 yang bermaksud:
“Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada ibu-bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepadaKu dan kepada ibu-bapakmu, hanya kepadaKu lah kembalimu.”
Bersyukur kerana yang memberikan rezeki kepadamu adalah Allah;
Firman Allah di dalam Al-Quran, surah Al-'Ankabuut ayat 17 yang bermaksud:
“Sesungguhnya apa yang kamu sembah selain Allah itu adalah berhala, dan kamu membuat dusta. Sesungguhnya yang kamu sembah selain Allah itu tidak mampu memberikan rezki kepadamu; maka mintalah rezki itu di sisi Allah, dan sembahlah Dia dan bersyukurlah kepada-Nya. Hanya kepadaNya lah kamu akan dikembalikan.”
Firman Allah dari surah Al-Baqarah ayat 172:
"Hai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah, jika benar-benar kepada-Nya kamu menyembah."
Bersyukur kerana Allah sentiasa mengingati kita;
Sebagaimana firman Allah di dalam Al-Quran dari surah Al-Baqarah ayat 152 yang bermaksud:
“Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku.”
Bersyukur dengan mencari rezeki yang halal
Firman Allah s.w.t di dalam surah An-Nahl ayat 114 yang bermaksud:
“Maka makanlah yang halal lagi baik dari rezki yang telah diberikan Allah kepadamu; dan syukurilah ni'mat Allah, jika kamu hanya kepada-Nya saja menyembah.”
No comments:
Post a Comment