Wednesday, March 4, 2026

Lembutkan Hati Da’i



Ramadan datang mengetuk jiwa

Dalam sunyi lapar dan dahaga

Kita belajar menundukkan rasa

Agar hati kembali bernyawa


Di sebalik letih menahan diri

Ada cahaya yang memimpin Nurani

Bukan sekadar menahan lapar

Tapi mendidik jiwa agar sabar


Jika dulu kita bicara

Kini saatnya kita merasa

Jika dulu kita menyeru

Kini saatnya kita menyentuh


Lembutkan hati seorang da’i

Agar dakwahnya sampai ke hati

Bukan dengan suara tinggi

Tapi empati yang mengerti


Ramadan mengajar erti

Tegas prinsip, santun budi

Dekat pada Tuhan yang Maha Tinggi

Dekat juga pada insan di sisi


Bukan pentas yang kita cari

Bukan sorakan yang dinanti

Cukuplah satu jiwa difahami

Lebih bererti dari seribu janji


Satu ziarah tanpa agenda

Satu panggilan penuh makna

Kadang insan hanya meminta

Didengar tanpa dihukum dosa


Tanpa empati dakwah jadi keras

Tanpa dakwah jiwa jadi lemas

Ramadan satukan keduanya

Dalam taqwa yang membina rasa


Jika kita ingin perubahan

Mulakan dengan sentuhan

Kerana hati yang dilembutkan

Mampu mengubah seluruh zaman


Lembutkan hati seorang da’i

Agar gerakannya hidup Kembali

Bukan sekadar angka dan janji

Tapi jiwa yang benar peduli


Ramadan bulan membina diri

Menyusun langkah, menyuci hati

Dari diri lahir empati

Dari empati bangkit dakwah sejati


Ramadan bukan sekadar puasa

Ia madrasah membina rasa

Andai hati benar terjaga

Dakwah pun hidup selamanya


(kamzyghebat)