SYUKUR - Bahagian 5 (Syukur vs Kufur)

Oleh: Kamarul Azami bin Mohd Zaini


Lawan syukur ialah kufur. Seseorang yang menggunakan nikmat ini pada tempat bertentangan dengan tujuan penciptaannya, maka sebenarnya mengkufuri nikmat Allah yang menganugerahkan nikmat itu kepadanya.

Bersyukur dikurniakan ibu dan ayah;
Firman Allah di dalam Al-Quran, surah Luqman ayat ke 14 yang bermaksud:

“Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada ibu-bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepadaKu dan kepada ibu-bapakmu, hanya kepadaKu lah kembalimu.”

Bersyukur kerana yang memberikan rezeki kepadamu adalah Allah;
Firman Allah di dalam Al-Quran, surah Al-'Ankabuut ayat 17 yang bermaksud:

“Sesungguhnya apa yang kamu sembah selain Allah itu adalah berhala, dan kamu membuat dusta. Sesungguhnya yang kamu sembah selain Allah itu tidak mampu memberikan rezki kepadamu; maka mintalah rezki itu di sisi Allah, dan sembahlah Dia dan bersyukurlah kepada-Nya. Hanya kepadaNya lah kamu akan dikembalikan.”

Firman Allah dari surah Al-Baqarah ayat 172:
"Hai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah, jika benar-benar kepada-Nya kamu menyembah."

Bersyukur kerana Allah sentiasa mengingati kita;
Sebagaimana firman Allah di dalam Al-Quran dari surah Al-Baqarah ayat 152 yang bermaksud:

“Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku.”

Bersyukur dengan mencari rezeki yang halal
Firman Allah s.w.t di dalam surah An-Nahl ayat 114 yang bermaksud:

“Maka makanlah yang halal lagi baik dari rezki yang telah diberikan Allah kepadamu; dan syukurilah ni'mat Allah, jika kamu hanya kepada-Nya saja menyembah.”

No comments: